Manusia hidup dengan nafas-nafas sastra, karena sastra mampu memberi ruang kasih dan sayang tanpa batas, tanpa waktu dan tanpa biaya. sastra itu suci sesuci embun di pagi hari
derai hujan menghiasi malam yang begitu dingin
ya......awan cemberut, rumput ber celoteh, dan binatang menatap begitu sinisnya menyaksikan kemesraan yang begitu hangat,,,,,
titik hujan begitu merdu mengiringi kebahagiaan itu
puisinyan kurang panjang brooooooooooooo
BalasHapus